Garut, (BR.NET).– Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah wafat Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, pada usia 91 tahun. Almarhum mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, pada Senin, 2 Maret 2026, pukul 06.58 WIB.
Jenazah almarhum dimandikan di rumah duka RSPAD Gatot Soebroto sebelum diberangkatkan ke rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat.
Pihak keluarga melalui perwakilannya menyampaikan,
"Mohon dimaafkan segala kesalahan dan khilaf almarhum semasa hidup. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT. Kami mohon doa dari Bapak/Ibu sekalian agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya."
Jenderal Try Sutrisno sebagai Putra Asli Garut (ASGAR)
Sebagai informasi, almarhum Try Sutrisno lahir pada 15 November 1935 di Gang Genteng, Bandar Lor, Surabaya, Jawa Timur. Ayahnya, Subandi, berasal dari Cibatu, Garut, Jawa Barat, dan bekerja di Dinas Kesehatan Kota Surabaya sebagai sopir ambulans. Sementara ibunya, Mardiyah, merupakan ibu rumah tangga yang berasal dari Surabaya.
Sebagai Penasehat DPD Paguyuban Asgar Buana Nusantara Ngahiji, Kang Oos mewakili seluruh pengurus dan anggota ASGAR Buana Nusantara Ngahiji, khususnya dari Kabupaten Garut dan umumnya dari seluruh pelosok negeri maupun luar negeri, menyampaikan belasungkawa mendalam.
“Kami, keluarga besar Paguyuban Asgar Buana Nusantara Ngahiji, turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya tokoh bangsa, Bapak Jenderal Try Sutrisno. Semoga almarhum senantiasa berada dalam rida dan rahmat Allah SWT. Aamiin.” ***



