"Kita telah melakukan survei dan monitoring secara intensif di lapangan untuk menentukan fokus penanganan tahun ini," jelas Tri Rahmanto.
Selain itu, salah satu kabar baik yang diumumkan Tri Rahmanto adalah tentang alokasi anggaran dari Pemerintah Kabupaten Bandung untuk meningkatkan tinggi jembatan Sukabirus dan Jembatan Pasigaran. Pekerjaan konstruksi kedua jembatan tersebut direncanakan akan dimulai pada semester pertama tahun 2026.
"Kami sangat bersyukur karena info yang kami dapat, Pemkab Bandung sudah mengalokasikan anggaran untuk meninggikan jembatan Sukabirus dan Pasigaran. Pekerjaan jembatan tersebut akan dilaksanakan tahun ini. Semoga ini akan mengurangi banjir di Desa Citeureup," ungkapnya dengan penuh harapan.
Selama ini, kata Tri Rahmanto, Jembatan Sukabirus dan Pasigaran merupakan dua titik krusial penyebab genangan banjir yang kerap terjadi di Desa Citeureup.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi multisektoral dalam menghadapi tantangan banjir yang telah puluhan tahun menjadi masalah akut di Kecamatan Dayeuhkolot.
"Banjir tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Melalui kerjasama seluruh unsur pentahelix, kita berusaha untuk menciptakan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan," ucapnya. (***



