Bupati Dony meyakini, di MAN IC Sumedang akan lahir para ilmuan, pengusaha, diplomat, ekonom, dan pemimpin masa depan.
“Saya yakin akan lahir pemimpin masa depan yang terus membumi nilai kebangsaan dan nilai kegamaan. Itulah harapan kami lahir dari tempat yang namanya Ujungjaya ini dan MAN IC solusinya,”
Wakil Menteri Agama Romo R. Muhammad Syafi'i mengapresiasi Bupati Sumedang dalam kememipinanya memberikan perhatian yang serius kepada dunia pendidikan.
"Saya selalu mengapresiasi. Bagaimana Pak Prabowo selalu memberikan perhatian luar biasa kepada pendidikan. Pak Bupati juga memberikan perhatian luar biasa terhadap pendidikan ini," kata Wamenag.
Wamenag berkeinginan MAN IC ini mengahadirkan generasi bangsa yang memiliki bobot mampu memgemban amanah untuk Indonesia kedepan lebih maju, sejahtera dan makmur.
“MAN IC ini awalnya dibangun Profesor BJ Habibie adalah lembaga pendidikan yang memadukan antara pendidikan secara sfesifik dan ilmu pengetahuan menjadi satu. Sehingga anak-anak belajar ilmu dan menyadari sedang belajar agama. Karena sesungguhnya ilmu pengetahuan adalah bagian dari agama,” kata Wamenag.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sumedang, H. Endang Taufiq FR, S.H.I., M.Pd, menegaskan bahwa proses menghadirkan MAN IC tidak mudah karena harus bersaing dengan banyak daerah lain di Jawa Barat.
“Saya menyampaikan terima kasih khususnya kepada keluarga besar Komisi III DPRD Kabupaten Sumedang yang telah berjuang luar biasa mengawal usulan pendirian MAN IC di Kabupaten Sumedang,” ujar H. Endang.



