Bandung (BR.NET).— Pekan Olahraga (POR) DPRD Kabupaten Bandung Tahun 2026 kembali menjadi momentum penting dalam memperkuat silaturahmi dan kebersamaan antaranggota dewan lintas komisi. Lebih dari sekadar ajang kompetisi, POR DPRD dimaknai sebagai ruang membangun kedekatan emosional, soliditas, dan semangat kolektif di lingkungan legislatif.
Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung sekaligus Sekretaris DPC PKB Kabupaten Bandung, H. Tarya Witarsa, S.Ag., menegaskan bahwa sejak awal POR DPRD dirancang bukan untuk mengejar prestasi juara, melainkan memperkuat kebersamaan dan kekompakan antaranggota DPRD.
“Pekan Olahraga DPRD ini memang kami laksanakan dalam kerangka menjalin silaturahmi dan membangun kedekatan emosional, baik di internal komisi maupun antar komisi. Karena itu kegiatan ini rutin digelar setiap tahun,” ujar H. Tarya Witarsa.
Menurutnya, partisipasi seluruh anggota DPRD menjadi kunci keberhasilan kegiatan tersebut. Setiap komisi didorong untuk terlibat aktif sebagai simbol soliditas dan kekompakan lembaga legislatif.
“Kami di DPRD tidak memprioritaskan target juara. Yang paling utama adalah kebersamaan. Seluruh komisi kami dorong untuk ikut ambil bagian, karena keberhasilan POR DPRD ini adalah keberhasilan bersama,” tegasnya.
Dalam rangkaian pelaksanaannya, sejumlah cabang olahraga (cabor) telah dan tengah dipertandingkan. Pada hari sebelumnya, pertandingan tenis meja sukses digelar dengan Komisi A keluar sebagai juara.
Sementara itu, pertandingan bulutangkis berlangsung sejak hari ini hingga besok, menyuguhkan laga-laga sengit dan penuh sportivitas. Di antaranya pertandingan antara Komisi A melawan Komisi B, serta laga sebelumnya Komisi B melawan Komisi C yang dimenangkan oleh Komisi B.
“Pertandingannya cukup ketat dan seru. Kita lihat bersama siapa nanti yang akan keluar sebagai juara,” kata H. Tarya Witarsa.
Usai bulutangkis, POR DPRD Kabupaten Bandung 2026 akan dilanjutkan dengan cabor bola voli, dan ditutup dengan pertandingan futsal.
Tak hanya menyoroti semangat kebersamaan melalui olahraga, H. Tarya Witarsa yang juga merupakan anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bandung turut mengingatkan masyarakat akan kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana alam.
“Mengingat kondisi cuaca yang cukup ekstrem dan masih berada dalam musim penghujan, kami di Komisi C terus memberikan imbauan agar masyarakat tetap waspada. Berdasarkan perkiraan, kondisi ini berpotensi berlangsung dari Januari hingga Maret,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana, agar lebih berhati-hati dan peka terhadap kondisi lingkungan sekitar.
“Apabila ada tanda-tanda atau reaksi alam yang berpotensi menimbulkan bencana, kami harap masyarakat segera melaporkannya kepada pemerintah atau aparat terdekat,” tambahnya.
Lebih lanjut, H. Tarya Witarsa juga berharap Pemerintah Kabupaten Bandung dapat bersikap lebih proaktif, tidak hanya dalam penanganan bencana yang sudah terjadi, tetapi juga dalam upaya mitigasi dan antisipasi sejak dini.
Melalui POR DPRD Kabupaten Bandung 2026, semangat kebersamaan, kekompakan, dan solidaritas antaranggota dewan diharapkan terus terjaga, sekaligus berjalan seiring dengan kepedulian nyata terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung,pungkasnya. (Heri/Gum).



