“Insya Alloh, Kami akan tindaklanjuti setiap aduan dengan pelayanan tulus, lewat evaluasi, edukasi, dan sosialisasi bersama kader di desa dan RW,” ujar Hena.
Verifikasi data dilakukan ketat sesuai kondisi keluarga. Kader posyandu kini pakai Sipandu untuk pendaftaran, pencatatan timbang-ukur, dan pelaporan enam SPM secara digital.
Posyandu naik kelas. Dari timbang bayi menjadi ujung tombak layanan dan aduan rakyat demi tercapainya IPM Kabupaten Bandung semakin BEDAS, Welll...., tutup Hena. ***



