Home / PEMDES / Detail

Siap Menjadi Penyangga Desa Wisata, Pemdes Boros Sinergi Bareng KKN UNSAP Sumedang

Foto Penulis | GANDI • Kamis, 12 Februari 2026 14:40 WIB
Siap Menjadi Penyangga Desa Wisata, Pemdes Boros Sinergi Bareng KKN UNSAP Sumedang

Sumedang, (BR.NET).- Sebanyak 1.372 Mahasiswa Universitas Sebelas April (UNSAP) diterjunkan pada program pengabdian masyarakat Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026, dan tersebar di 68 desa dari enam kecamatan wilayah Kabupaten Sumedang (Ganeas, Cimalaka, Tanjungkerta, Buahdua, Surian dan Pamulihan), berlangsung mulai 13 Januari hingga 15 Februari 2026.

Adapun program KKN tersebut, bagi mahasiswa semester akhir (biasanya semester 7-8) sebagai bagian dari kurikulum dan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mahasiswa tinggal dan berbaur dengan warga di desa tertentu untuk membantu menyelesaikan masalah pembangunan melalui pendekatan interdisipliner.

Seperti halnya, dijelaskan Ketua Kelompok KKN UNSAP Desa Boros, Sigit Riyana, didampingi Muhammad Arif Rifaldi, bahwa 20 mahasiswa sesuai data sebaran kelompok KKN UNSAP 2025/2026, terjun langsung pada kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Boros, Kecamatan Tanjungkerta. 

"Program KKN Tematik ini berfokus pada pengembangan desa, inovasi, dan pengabdian masyarakat," ungkapnya.

Lebih lanjut, kata dia, kelompok KKN UNSAP Desa Boros dibawah Dosen Pembimbing Ahmad Andy Adinegara, S.E., M.AK., CAP, umumnya melibatkan mahasiswa dari berbagai Prodi, yakni PGSD, PJKR, Manajemen, Akutansi, Administrasi Publik, IKP, Informatika dan Sistem Informasi.

"Semoga ilmu yang didapatkan bermanfaat, suatu saat kita dapat berjumpa lagi dan menjadi memori yang selalu diingat dalam meraih sukses," ditambahkan Cintya Agperlia dari Prodi akuntansi.

Sementara terpisah, Kepala Desa Boros, Dadan Iskandar, S.E, berucap terima kasih atas dedikasi dan inter timer (inisiatif teknologi tepat guna) dari rekan-rekan KKN UNSAP Sumedang, terlebih edukasi dan promosi berbagai kegiatan di Desa Boros.

"Alhamdulillah, proker KKN UNSAP sudah berjalan semuanya, mulai dari penataan UMKM (pindang sarirasa, berbagai cemilan, kuliner, dll), 9 tematik, dan termasuk edukasi bagi anak remaja serta RT RW tentang tatacara pengolahan sampah yang baik," paparnya.

Terakhir, tutur Kades, proker (program kerja) dari KKN UNSAP konsolidasi dan sinergis dengan Pemdes Boros, yang berencana wisata Domba Kuring berdampingan dengan Putra Tampomas akan dijadikan sebagai agrowisata.

"Kami siap menjadi penyangga desa wisata, memasukkan program tambahan pada giat KKN UNSAP Sumedang, mengekspos bahwa desa Boros mempunyai lahan 36 hektar untuk dijadikan agrowisata dengan rencana penanaman pohon Kadu," tandasnya.

Menanggapi perihal ini, Ade Irvan Sastranegara, sebagai tokoh masyarakat setempat, sangat senang dengan kehadiran program KKN UNSAP di Desa Boros, karena dapat memberikan sesuatu yang berbeda terhadap desa tersebut.

"Terima kasih telah mau menjalankan program KKN di desa kami. Semoga program yang dikerjakan di desa kami dapat bermanfaat bagi warga sekitar," kata Juragan Kaler (sebutan akrabnya). ***

Tags:
Bagikan:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar