| Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tiara Kusuma Kabupaten Garut melalui kegiatan sosial di Satuan Pelayanan Griya Lansia Garut, Jalan RSU dr. Slamet No. 9B, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi aksi sosial kelima yang digelar DPC Tiara Kusuma Garut di Griya Lansia. Bukan sekadar kunjungan, kegiatan kali ini diisi dengan aksi nyata berupa perawatan rambut, potong rambut, pedikur-manikur, pemberian makanan, santunan, serta pembagian perlengkapan mandi bagi para lansia.
Ketua DPC Tiara Kusuma Garut, Rika Sudewi, turun langsung bersama lima pengurus lainnya. Enam Srikandi Tiara Kusuma tersebut hadir dan berinteraksi langsung dengan para penghuni Griya Lansia.
Suasana pun berlangsung penuh kehangatan. Para lansia tidak hanya mendapatkan pelayanan perawatan diri, tetapi juga perhatian dan sentuhan kemanusiaan yang menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut.
Salah satu pengurus DPC Tiara Kusuma Garut, Imas Siti Hamidah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kerja nyata organisasi dalam membangun kepedulian terhadap masyarakat, khususnya para lanjut usia.

“Kerja nyata dari DPC Tiara Kusuma Kabupaten Garut, bakti sosial perawatan rambut dan pedi-manikur di Graha Lansia,” kata Imas melalui pesan WhatsApp, Jumat (2/10/2026).
Menurut Imas, dalam kegiatan tersebut sedikitnya 23 orang mendapatkan pelayanan potong rambut. Selain itu, DPC Tiara Kusuma juga memberikan makanan, santunan, serta perlengkapan mandi seperti sabun kepada para lansia.
“Potong rambut 23 orang, pemberian makanan, santunan, dan perlengkapan mandi seperti sabun,” ujarnya.
Bukan Sekadar Memotong Rambut
Bagi Tiara Kusuma, kegiatan sosial tersebut bukan hanya berkaitan dengan keterampilan tata kecantikan. Lebih jauh, keterampilan yang dimiliki para anggotanya dimanfaatkan untuk menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan perhatian.
Perawatan rambut, pedikur maupun manikur mungkin terlihat sederhana. Namun bagi para lansia, perhatian semacam itu dapat menjadi pengalaman yang berarti—sebuah bentuk penghormatan bahwa mereka tetap diperhatikan, dihargai dan tidak berjalan sendirian menjalani hari-hari di usia senja.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa profesi di bidang kecantikan dapat memiliki ruang pengabdian yang luas. Keahlian tidak berhenti di salon, tetapi dapat dibawa menjadi bagian dari pelayanan sosial dan kemanusiaan.
Enam pengurus yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Ketua DPC Tiara Kusuma Garut Rika Sudewi, Ai Siti Zenab, Hasby, Lia, Sofi, dan Imas Siti Hamidah.
Berbagi Keahlian, Menyentuh Kemanusiaan
DPC Tiara Kusuma merupakan bagian dari Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon Indonesia, organisasi yang menjadi wadah bagi para ahli penata rambut, penata rias, serta pengusaha salon untuk berbagi pengetahuan, meningkatkan keterampilan, sekaligus turut melestarikan budaya tradisional.
Di Kabupaten Garut, kiprah organisasi tersebut tidak hanya diarahkan pada pengembangan profesi. Kegiatan sosial menjadi salah satu ruang untuk mengimplementasikan kepedulian dan manfaat keahlian bagi masyarakat.
DPC Tiara Kusuma Garut sendiri berada di bawah naungan Gabungan Organisasi Wanita (GOW).
Sementara itu, Satuan Pelayanan Griya Lansia Garut berada di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat melalui UPTD PSRLU dan PMP.
Kegiatan Jumat tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar. Terkadang, sebuah gunting rambut, sentuhan tangan, sepiring makanan, sebungkus sabun, atau sekadar hadir dan berbincang dapat menghadirkan arti yang jauh lebih dalam.
Sebab di balik rambut yang dirapikan dan tangan yang dirawat, ada pesan sederhana yang ingin disampaikan: para lansia tetap berharga, tetap dihormati, dan tetap menjadi bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat. ***



