Rancaekek (BR).- Jelang pilkades yang akan dilaksanakan secara serentak, hampir diseluruh wilayah Kabupaten Bandung tentunya membawa suasana dan nuansa pesta demokrasi disetiap desa yang menyelenggarakan pemungutan suara dalam pilkades.
Dengan dukungan masyarakat dan dorongan keluarga serta bekal pengalaman yang pernah berkiprah dalam dunia pendidikan sebagai staf di UPT Dinas pendidikan Rancaekek., H. Ayeng yang akrab disapa HAY ini, dengan maksud tiada lain, “seja ibadah lillahi ta’ala” ingin mengabdikan diri kepada masyarakat, hingga meniatkan diri untuk maju dalam Pilkades Bojongloa periode 2019 – 2025.,
Saat ditemui bandungraya.net dikediamannya di Kampung Walini RT 07 RW 13 Desa Bojongloa Calon Kades No urut 5 ini, menuturkan “dimana dirinya mempunyai keinginan memajukan desa Bojongloa dari berbagai bidang dan sektor sesuai dengan visinya yakni” melayani masyarakat desa Bojongloa secara menyeluruh demi terwujudnya desa yang Maju, Mandiri, Sehat, Aman dan Sejahtera”.
Maju, bersama masyarakat mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, agar setara dengan desa-desa yang sudah maju terlebih dahulu.
Mandiri, Kemandirian masyarakat yang mampu menjalani kehidupannya dengan mengandalkan kekuatan dan kemampuannya sendiri.
Sehat, dimana masyarakatnya bisa dan mampu mewujudkan kondisi lingkungan yang sehat, baik secara lahir maupun bathin. Sejahtera berarti terpenuhinya kebutuhan pokok masyarakat seperti sandang pangan maupun papan, tuturnya.
Ayeng juga menambahkan, misinya adalah mengoptimalkan kinerja perangkat desa secara maksimal sesuai dengan tupoksi demi tercapainya pelayanan yang baik terhadap masyarakat, Melaksanakan koordinasi yang baik diantara mitra kerja, Meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Meningkatkan kapasitas kelembagaan yang ada, Meningkatkan keamanan, ketentraman, ketertiban serta menjaga kesehatan dan lingkungan desa serta mengoftimalkan dibidang pendidikan, agama, seni budaya dan olah raga.
“Meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Bojongloa dengan melibatkan secara langsung dalam berbagai bentuk kegiatan secara jujur, adil, transparan serta dapat dipertanggung jawabkan” tambahnya.
Melaksanakan koordinasi antar Lembaga Desa seperti, BPD, LPM, PKK, MUI serta lainnya dengan mengedepankan musyawarah dan mufakat dalam membuat keputusan, baik program kerja maupun kebijakan pelaksanaan program kerja serta penetapan peraturan-peraturan desa yang harus dibuat dan dirancang dapat dilaksanakan bersama sama dengan BPD dan semua pihak terkait.
Mengoftimalkan lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM) agar dapat berperan aktif dalam mendorong perberdayaan masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsingnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Peran serta PKK dan pokja-pokja akan lebih diberdayakan lagi dengan diberikan pelatihan keterampilan demi tercapainya kesejahteraan keluarga yang lebih mandiri. MUI desa yang berperan aktif dibidang keagamaan akan difasilitasi untuk kesekretariatannya dengan diajukannya melalui APBDes dimana MUI akan mempunyai ruangan kerja seperti lembaga lainya”, papar Ayeng.
Meningkatkan SDM agar dapat memanfaatkan sumber daya alam yang ada demi tercapainya kesejahteraan masyarakat. Serta diharapkan dapat berperan aktif dalam berorganisasi/ lembaga yang ada didesa Bojongloa seperti, kelompok tani, paguyuban lansia, kelompok pengajian, organisasi seni budaya, pkk, karang taruna serta organisasi/ lembaga lainnya.
Mengadakan pertemuan rutin dan pembinaan dengan harapan terjalin komunikasi, sosialisai serta interaksi dimana akan tumbuh ide dan gagasan serta program masyarakat yang bersifat membangun dimana semangat gotong-royong akan tumbuh kembali dan terjalin kebersamaan yang kuat.
Melaksanakan proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengawasan kegiatan pembangunan dengan melibatkan semua pihak dengan harapan tercipta pembangunan yang jujur, adil, transparan dan dapat dipertanggung jawabkan dimana manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Bojong. (BR.09)
Discussion about this post