Bandung Barat (BR).- Elektabilitas Partai Demokrat masuk urutan ketiga dengan angka 11,6 persen, berdasarkan hasil survei Litbang Kompas pada Juni 2022.
Litbang Kompas sendiri melakukan survei secara berkala. Berdasarkan survei tersebut, pada Oktober 2021 elektabilitas Demokrat masih 5,4 persen. Sedangkan survei pada Januari 2022, Demokrat menembus 10,7 persen.
Dari hasil survei yang dilakukan Juni 2022 itu, elektabilitas partai berlambang bintang mercy itu berada di bawah PDI Perjuangan yang menempati urutan pertama dengan elektabilitas 22,8 persen dan Gerindra di urutan kedua 12,5 persen.
Dengan elektabilitas yang mengalami kenaikan, menunjukkan tren Partai Demokrat terus meningkat menjelang Pemilu 2024.
Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Iwan Setiawan menyambut positif hasil survei tersebut. Hal ini tak lain bentuk apresiasi masyarakat terhadap kerja-kerja politik Partai Demokrat.
“Kami menyambut positif bahwa apresiasi masyarakat terhadap kerja-kerja politik partai Demokrat selama ini cukup mendapatkan tempat di hati masyarakat,” kata Iwan, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/6/2022).
Selain itu, kata Iwan, Partai Demokrat selalu menyampaikan aspirasi masyarakat, dengan tetap kritikan konstruktif. Sehingga bisa menjadi masukan bagi pemerintah demi kemaslahatan rakyat Indonesia.
“Kami selalu menyuarakan suara-suara masyarakat dengan kritis, menyampaikan kepada pemerintah agar menjadi masukan konstruktif demi kemaslahatan rakyat Indonesia khususnya di Bandung Barat,” ungkapnya.
Iwan yang juga Ketua DPC Partai Demokrat KBB itu berharap, hasil survei tersebut bisa memotivasi kader dan simpatisan Partai Demokrat untuk terus bekerja dan berkoalisi dengan rakyat.
“Mudah-mudahan apresiasi ini menambah semangat bagi kami untuk terus bekerja dan berkoalisi dengan rakyat,” harapnya. (BR.01)
Discussion about this post