Sumedang (BR).- Setelah empat tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir dan H. Erwan Setiawan, Pemkab Sumedang Gelar Refleksi Resolusi Program Unggulan Tahun 2022 (28/12), bersamaan Kinerja Award, Inovasi, High Level Meeting TPID, dan kick off meeting RKPD tahun 2024, yakni di Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS).
Diutarakan Kepala Bappeda Tuti Ruswati, bahwa kegiatan refleksi resolusi sangat penting dan menjadi bagian dari evaluasi pembangunan daerah dalam upaya mencapai Visi Sumedang Simpati
Tujuannya adalah untuk menilai pencapaian sasaran pembangunan yang telah ditetapkan serta menganalisis permasalahan dan faktor keberhasilan dalam proses pelaksanaan pembangunan.
“Ini menjadi ‘lesson learn’ bagi kebijakan pembangunan daerah pada tahun berikutnya agar tujuan yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan dapat tercapai,” katanya.
Menurutnya, Tahun 2023 merupakan tahun terakhir masa kepemimpinan bupati dan wakil bupati periode 2018-2023 sehingga seluruh target Indikator Makro Pembangunan Tahun 2023 harus tercapai.
“Momen refleksi resolusi kali ini harus menjadi pijakan bagi seluruh “stakeholders” dalam pelaksanaan program dan kegiatannya agar lebih fokus dan terarah guna mendapat sasaran yang telah ditetapkan,” terangnya.
Sementara itu, Sekda Herman Suryatman menyampaikan, sisa waktu efektif kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sumedang dari Tahun 2018 sampai 2022 hanya tinggal 1 tahun lebih 9 bulan.
Oleh karena itu, apa yang akan dilakukan di Tahun 2023 mendatang menjadi tahun pertaruhan bagi seluruh ASN untuk mengakselerasi Visi dan Nisi Sumedang Simpati yang telah ditetapkan.
“Saat ini kita tidak bisa main-main. Makanya Reformasi Birokrasi kita di tahun terakhir akan diakselerasi lagi karena ultimate goalsnya adalah kesejahteraan masyarakat,” kata Sekda Herman.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban birokrasi pemerintahan, berkat “strong leadership” dan “clear message” dari Bupati dan Wabup, Pemerintah Kabupaten Sumedang mencoba mengoptimalkan birokrasi Kabupaten Sumedang sehingga menjadi terbaik di Indonesia.
“Kami sadari masih jauh dari sempurna, tapi insyaallah dibanding kabupaten kota lain, birokrasi Sumedang terbaik di Jawa Barat. Kami bisa klaim terbaik di Indonesia, karena ada indikatornya. Ini adalah sasaran antara, tujuan utamanya masyarakat hebat,” ujatnya. (BR-10)
Discussion about this post